Sebuah Call-to-Action (CTA) yang meyakinkan dapat menjadi kunci apakah calon pelanggan akan mengambil tindakan yang diinginkan atau tidak. Langkah keempat dari formula 4P, yaitu Push, merupakan panggilan langsung untuk bertindak. Di sini kamu akan belajar bagaimana membuat CTA yang efektif untuk meningkatkan penjualan dan mencapai tujuan penjualanmu.
Hal-Hal Penting yang Perlu Diketahui
- Sebuah CTA harus jelas dan tertulis dengan tegas.
- CTA harus terkait dengan janji dari langkah sebelumnya.
- Penawaran bonus atau diskon dapat meningkatkan tekanan untuk segera bertindak.
- Sebuah tombol atau tautan yang ditempatkan dengan baik merupakan kunci kesuksesan.
Panduan Langkah demi Langkah
1. Pahami Janji
Sebelum memulai Push, penting untuk mengingatkan janji yang telah kamu buat. Kepercayaan yang telah kamu bangun dengan penawaranmu harus segera diubah menjadi tindakan konkret. Ingatlah apa yang harus kamu lakukan untuk pelanggan dan bagaimana kamu bisa membantunya.

2. Buat Panggilan untuk Bertindak
Panggilan langsung tersebut harus sederhana dan menarik. Gunakan kata-kata yang jelas dan berorientasi pada tindakan untuk memotivasi audiensmu. Misalnya: "Klik sekarang pada tautan untuk informasi lebih lanjut." Hindari struktur kalimat yang rumit - semakin sederhana, semakin baik.
3. Tambahkan Insentif
Tingkatkan urgensi dengan menyertakan insentif seperti diskon atau penawaran khusus dalam CTA mu. Contoh tipikal dapat berupa: "Dapatkan bonus pelanggan baru 20% jika kamu pesan sekarang juga!" Penawaran semacam itu akan memotivasi pelanggan untuk segera bertindak dan tidak menunggu.
4. Sentuh Kembali Janji
Untuk memperkuat janji kamu, kamu bisa menyentuhnya kembali dalam Call-to-Action. Konfirmasi tambahan bahwa pelanggan akan mendapatkan manfaat dari tindakan tersebut dapat membantu. Contoh: "Tingkatkan penjualanmu dengan perusahaanmu dengan memesan produk kami hari ini juga."
5. Jadikan CTA Terlihat
Sebuah tombol atau tautan yang mudah dikenali tidak boleh terlewat. Tempatkan lokasinya agar langsung tertangkap mata. Gunakan warna yang berbeda dengan email lainnya, dan pastikan ukurannya sesuai. Jika memungkinkan, uji coba berbagai desain untuk mengetahui apa yang paling efektif bagi audiensmu.
6. Tanamkan Pesan yang Konsisten
Pastikan seluruh pesan emailmu konsisten. Push harus dipadukan dengan isi sebelumnya dengan baik, sehingga pembaca merasa semuanya terkait. Ini menciptakan kepercayaan dan memastikan bahwa Call-to-Actionmu diperlakukan dengan serius.
7. Ulang dan Uji
Setelah kamu merumuskan CTA mu, penting untuk mengulang dan mengujinya. Perhatikan jarak dan desain huruf secara keseluruhan untuk memastikan semuanya mudah dibaca. Gunakan alat untuk memeriksa tata letak, dan uji CTA dengan berbagai kelompok audiens untuk menemukan varian paling efektif.
Ringkasan
Dalam panduan ini, kamu telah belajar langkah demi langkah tentang bagaimana membuat Call-to-Action yang efektif. Mulai dari pemahaman janji, penyusunan CTA, hingga desain dan pengujian akhir - semua aspek ini krusial untuk mengoptimalkan kampanye emailmu dan pada akhirnya meningkatkan penjualanmu.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu Call-to-Action?Call-to-Action adalah pesan yang mendorong pembaca untuk mengambil tindakan tertentu.
Bagaimana cara mengukur efektivitas CTA saya?Kamu dapat mengukur efektivitas CTA dengan mengevaluasi tingkat klik dan tingkat konversi.
Apa yang harus dihindari dalam CTA saya?Hindari formulasi kabur dan struktur kalimat rumit agar tetap jelas.
Seberapa sering sebaiknya saya menggunakan CTA dalam email saya?Tempatkan CTA strategis dalam emailmu tanpa mendominasi pembaca - tergantung pada panjang email, satu hingga tiga CTA mungkin cukup.